kubetno1.net

Membuat Bujet Liburan dengan Metode 50%, 30%, dan 20% biar Nggak Boncos

Ilustrasi tiket pesawat
Ilustrasi liburan (Getty Images/Dacharlie)

Jakarta -

Aliyah Natasya, financial planner, membagikan tips agar kantong tak boncos usai liburan. Dia membagi penghasilan dengan metode 50:30:20, seperti apa?

Siapa sih yang nggak senang saat pergi liburan? Momen ini pasti jadi momen yang ditunggu-tunggu. Eits tapi jangan lupa sebelum pergi liburan, hal yang harus dilakukan pertama kali adalah menentukan destinasinya, akomodasi, dan perintalan lainnya, setelah itu tentukan bujet alias anggaran secara keseluruhan agar liburan semakin berkesan.

Aliyah menjabarkan cara yang bijak untuk menentukan bujet liburan. Dia memberikan contoh untuk menyesuaikan dan menyisihkan budget liburan dari pemasukan yang kita miliki selama satu tahun dan untuk bulanannya dengan metode 50%, 30%, dan 20%.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasanya bujet liburan dari mana sih? Sebenarnya, kalau mau merencanakannya dari bujet tahunan, kalau misalnya kamu kerja sebagai karyawan, gaji dalam setahun jumlahnya berapa. Kalau bulanannya kita mau sisihin tuh dari mana? Yang biasa kita pakai tuh ada 50 persen, 30 persen, dan 20 persen. 50 persen untuk kebutuhan prioritas kita, 30 persen untuk needs dan wants, dan 20 persen ditabung memang buat masa depan jadi yang bisa diotak-atik adalah yang 30 persen," kata Aliyah, Jakarta, Selasa (4/6/2024).

Mendekat musim liburan, tentunya destinasi wisata biasanya mulai memberikan promo-promo menarik, hal ini juga Aliyah sarankan untuk menjadikan opsi penentuan destinasi. Maka dari itu ia menyarankan untuk membuat budget liburan sedari jauh-jauh hari.

ADVERTISEMENT

"Saat kita punya rencana liburan urutan nomor satunya yaitu budget, nah membuat budget liburan tuh nggak bisa spontan. Kenapa aku bilang harus ngerencanain bujetnya karena agar tahu budget (keseluruhan) dari jauh hari, yang kedua semakin kita jauh-jauh hari mempersiapkannya bisa jadi lebih murah," katanya.

Kemudian, dalam membuat bujet liburan ada yang dinamakan dengan fix cost dan variable cost. Keduanya adalah cara mengklasifikasikan budget yang bisa diminimalisir dan budget yang tidak bisa diganggu-gugat, untuk fix cost Aliyah contohkan seperti harga transportasi yang tak bisa kita ubah dan variable cost layaknya budget untuk kuliner yang kita bisa ganti.

"Nah caranya atur budget liburan itu ada namanya fix cost, ada variable cost. Variable cost ini yang bisa diapa-apain nih budgetnya jadi nggak tentu, tapi kalau fix cost ini susah kita yang atur. Jadi, cara menekan bujet dengan menggunakan variable cost, ini salah satunya adalah akomodasi," kata Aliyah.

Ia pun menceritakan pengalamannya ketika berlibur dengan keluarga. Untuk menekan budget liburan, ia dan keluarga tak menginap di hotel alasannya karena akan jauh lebih mahal dari pada villa atau menyewa rumah warga.

Selain dengan menyewa vila atau rumah bisa menekan bujet akomodasi, ia menyebut dengan seperti itu bisa menekan budget untuk makan karena di villa atau rumah warga sudah tersedia dapur yang bisa dipakai untuk memasak.

Terlebih tempat yang ia tinggali selama liburan itu harganya sudah termasuk promo, jadi itu lah manfaat mempersiapkan budgeting liburan dari jauh-jauh hari.

"FYI (for your information) salah satu cara aku menekan budget itu adalah biasanya aku nggak pakai hotel, jadi merasakan menjadi warga lokal," kata dia.

"Kaya aku kenapa memilih nyewa rumah? Kita bisa merasakan villa-villa sultan, kalau harganya lagi promo ya kenapa nggak ya. Dan kalau aku bedanya anakku tuh masih kecil-kecil, anak kecil tuh kalau capek nggak bisa di atur yah tapi kalau kita ajak keluar mulu bayar lagi kan nanti. Jadi sekalian aja kalau nyewa rumah atau vila, selain merasakan kearifan warga lokal, kita juga bisa melakukan aktivitas di rumah," ujar Aliyah.

Dalam kesempatan yang sama, SVP of Accomodation ticket.com Cisyelya Bunyamin mengatakan menjelang libur sekolah tahun 2024 ini, pihaknya mencatat terjadi peningkatan jumlah pemesanan akomodasi yang signifikan hingga mencapai 43,5% dibandingkan tahun 2023.

Senada dengan Aliyah, Bu Cis sapaan akrab Cisyelya mengatakan pemilihan villa, rumah ataupun apartemen adalah pilihan tepat untuk liburan keluarga karena dalam satu bangunan sudah terdapat banyak fasilitas seperti dapur, kamar, bahkan hingga kolam renang. Dan dari segi budget pun bisa meminimalisir pengeluaran selama liburan.

"Kalau villa itu fasilitasnya berbeda dengan hotel biasa jadi kalau hotel kan kita sewanya kamar di dalamnya ada tempat tidur, paling banter sofa. Tapi kalau villa tuh one bedroom aja ada kitchen, tempat makan, dan ada juga yang terdapat private pool sehingga dari segi fasilitas jauh lebih superior dibandingkan hotel jadi kalau untuk effectiveness dan efisiensi yah cocok," kata dia.



Simak Video "KuTips: Wajib Tahu! Tips Penting saat Naik Transportasi Umum di Jepang"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat