kubetno1.net

Staycation di Penginapan Tradisional Jepang, Wajib Ikuti 4 Aturan Ini!

penginapan ProPILOT Park Ryokan
Ilustrasi penginapan tradisional (Nissan)

Tokyo -

Staycation di penginapan tradisional Jepang atau Ryokan punya sensasi tersendiri dibandingkan hotel.

Dilansir dari Japan Today pada Selasa (7/5), turis yang staycation di ryokan bukan sekedar pelanggan, namun bagian dari keluarga.

Seperti melakukan perjalanan waktu ke Jepang di masa lalu, turis akan diberi fasilitas yang berbeda seperti yukata dan kasur lipat atau futon. Turis bisa merasakan budaya klasik Jepang selama menginap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun ryokan tak jauh beda dengan hotel. Turis seringkali membuat karyawan ryokan jadi kesulitan ketika membereskan kamar. Berikut 4 hal yang harus dilakukan saat menginap di ryokan.

1. Yukata

ADVERTISEMENT

Ryokan akan menyiapkan jubah yukata (kimono katun ringan) untuk tamu. Yukata ini bisa digunakan selama berada di dalam kamar atau kawasan penginapan.

Jika ingin check-out, tamu penginapan tidak boleh membawa pulang yukata. Seperti handuk hotel, yukata yang sudah digunakan sebaiknya ditumpuk menjadi satu. Ini akan memudahkan staf kebersihan.

2. Futon

Tak seperti hotel, tamu di ryokan tidur dengan menggunakan alas tidur futon. Saat check-in, futon biasanya disimpan di dalam lemari dan dibuka saat hendak digunakan.

Lantas bagaimana saat check out? Tamu ryokan tanpa sadar akan menutupi seprei bagian atas, selimut dan bantal setelah bangun tidur. Akan lebih baik jika futon dibiarkan terbuka setelah dipakai, sehingga petugas kebersihan dapat memisahkannya dengan mudah saat hendak mencuci.

3. Meja

Ryokan memfasilitasi tamunya dengan meja kayu yang dilipat bersama futon. Dalam tradisi Jepang, masyarakat akan menyimpan kembali meja jika tidak digunakan. Sebaiknya tidak perlu melipat meja kembali ke lemari, karena futon dan meja dilipat bersamaan saat check in. Tamu bisa check out tanpa perlu repot membereskannya.

4. Pintu kamar

Saat staycation di hotel, tamu biasanya check out dengan meninggalkan pintu terbuka atau turun ke resepsionis dengan mengunci pintu. Saat staycation di ryokan, sebaiknya lakukan satu hal yaitu tidak mengunci pintu.

Menurut salah satu staf ryokan, mereka akan bahagia kalau tamunya check in tanpa melakukan itu. Mereka berasumsi bahwa tamu telah membawa keluar semua barang pribadi.

Ini akan mempermudah staf untuk langsung masuk dan membersihkan kamar. Alasan lainnya adalah menghemat waktu, kebanyakan ryokan adalah bangunan tua sehingga tidak ada pintu otomatis. Jika ingin membuka kamar, mereka harus kembali ke resepsionis untuk minta kunci.



Simak Video "Jepang Tutup Spot Foto Ikonik Berlatar Gunung Fuji"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/wsw)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat