kubetno1.net

Pengalaman Buat Paspor di Bekasi, Padat tapi Antre Cuma 1 Jam

Buat e-paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Bekasi, Selasa (14/5/2024).
Buat e-paspor antre cuma satu jam di Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Bekasi, Selasa (14/5/2024). (Weka Kanaka/)

Bekasi -

Paspor adalah salah satu syarat orang bepergian ke luar negeri. Jika sedang terburu-buru, mungkin mengurusnya di Bekasi bisa menjadi pilihan.

Terkadang, mengurus hal administratif menjadi keribetan tersendiri bagi sebagian orang. Itu karena, mengurus misalnya paspor, hanya bisa dilakukan di hari-hari kerja. Bagi warga kelas pekerja, pilihannya adalah dengan mengambil cuti ataupun izin.

Mengambil cuti untuk mengurus hal administratif seperti paspor rasanya sungguh menyayangkan. Pasalnya jatah cuti sejatinya bisa dimanfaatkan untuk pergi berlibur, ataupun mendatangi acara penting yang sulit dilewatkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika tak ingin mengambil jatah cuti dengan membuat paspor dengan cepat, membuatnya di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bekasi mungkin bisa menjadi pilihan, khususnya bagi warga sekitar Bekasi.

Alamatnya berada di Jalan Perjuangan No.100, Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Lokasinya tak tepat berada di pinggir jalan raya, tetapi sudah akurat di maps.

ADVERTISEMENT

Dari pengalaman reporter , menunggu antrean paspor di sini tak memakan waktu lama, yakni hanya satu jam. Namun sebelumnya, traveler perlu mendaftarkan permohonan pembuatan paspor terlebih dulu di aplikasi M - Paspor.

Saya mendaftarkan diri pada Sabtu (4/5/2024) sekitar pukul 6.48 WIB. Dalam pantauan saya, saat itu masih tersedia banyak tanggal yang dapat dipilih di bulan Mei. Itu berbeda dengan pilihan kantor imigrasi di wilayah lainnya misalnya daerah Jakarta yang tak terlalu banyak pilihan tanggal.

Dan saya memutuskan membuat paspor pada Selasa (14/5/2024) pukul 8.00-9.00. Walau terlihat cukup jauh dari jarak waktu pendaftaran, tetapi pada 9 & 10 Mei lalu adalah tanggal merah dan momen cuti bersama. Sehingga jarak tunggu sejatinya tak terlalu lama.

Saya datang sekitar 7.45 WIB, kantor Imigrasi terlihat sudah dipadati tamu. Terlebih di area lobi. Tak ada kursi yang tersedia lagi. Saya mendapatkan nomor antrian 48, angka yang cukup besar kendati di pagi hari. Saya pikir, antrean ini akan memakan waktu lama, ternyata tidak.

Pada antrean pertama, adalah proses pemberkasan. Pemohon diharuskan mencetak dokumen bukti pendaftaran M-Paspor dan dokumen asli beserta foto copy dari Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, dan KTP. Saya yang sudah positif thinking bahwa e-KTP seharusnya tidak perlu di foto copy, terpaksa mendatangi tempat foto copy di depan imigrasi.

Di antrean pertama, pemohon akan dicek kelengkapan berkas dan mendapat nomor antrean ke tahap selanjutnya. Pada antrean selanjutnya, saya mendapatkan nomor urut 49, urutan yang lagi-lagi cukup besar.

Adapun tahap kedua ini adalah proses wawancara dan rekam foto pemohon. Terlihat ada sekitar 13 bilik pelayanan namun tidak semua dioperasikan. Kendati demikian, proses tunggu di sini juga tidak terlalu lama.

Hingga nomor urut saya dipanggil ke salah satu bilik pelayanan. Dilakukan proses wawancara, foto, dan perekaman biometrik karena saya mendaftarkan diri untuk e-paspor. Untungnya proses ini dilaksanakan dengan cepat.

Sekitar pukul 09.00 WIB segala proses pembuatan paspor saya tuntas. Tetapi, saya diharuskan datang kembali untuk mengambil paspor pada Senin (20/5/2024), yakni sekitar empat hari kerja dari tanggal pembuatan.

Dengan singkatnya proses antrean membuat paspor itu, pemohon tak perlu menghabiskan banyak waktu atau bahkan merelakan cuti demi membuat paspor.

Nah, kiranya di mana lagi nih Kantor Imigrasi yang prosesnya cepat traveler?



Simak Video "Soal Rencana Paspor RI Ganti Desain dan Warna"
[Gambas:Video 20detik]
(wkn/wkn)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat