kubetno1.net

Ini 8 Pemeriksaan Kesehatan Wajib Bagi Awak Pesawat

Awak kabin Lion Grup melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum terbang
Foto: (dok Lion Grup)

Jakarta -

Pesawat memiliki sejumlah regulasi yang berbeda dari transportasi umum lainya. Salah satunya, awak pesawat harus cek kesehatan tiap mau terbang.

Pemeriksaan kesehatan wajib bagi awak pesawat, ini merupakan langkah proaktif untuk memastikan bahwa setiap individu yang bertanggung jawab atas kendali pesawat berada dalam kondisi fisik dan mental yang baik.

"Di Lion Group, memahami bahwa tugas awak pesawat membutuhkan tingkat konsentrasi, ketepatan dan kewaspadaan yang tinggi. Lion Group telah menetapkan standar pemeriksaan kesehatan ketat, berdasarkan regulasi penerbangan internasional dan nasional, untuk memastikan bahwa semua awak pesawat memenuhi kriteria kesehatan yang diperlukan," Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan resmi, pada Jumat (10/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lion Group, secara konsisten menerapkan standar pemeriksaan kesehatan bagi awak pesawat yang dilaksanakan rutin sejak mulai beroperasi.

"Pemeriksaan ini meliputi evaluasi kesehatan menyeluruh setiap enam bulan di Balai Kesehatan Penerbangan dan pemeriksaan kesehatan sebelum terbang yang dilakukan di bandar udara," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Langkah strategis yang diambil adalah pengembangan dan implementasi panduan serta prosedur detil yang berorientasi pada checklist "IM SAFE" (Illness, Medication, Stress, Alcohol, Fatigue, Emotion). Checklist ini dirancang memastikan setiap awak pesawat memenuhi kondisi kesehatan da kesiapan mental yang optimal sebelum menjalankan tugas.

Awak kabin Lion Grup melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum terbangAwak kabin Lion Grup melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum terbang Foto: (dok Lion Grup)

Pemeriksaan di Balai Kesehatan Penerbangan Secara Berjadwal

Memastikan kondisi kesehatan sesuai standar yang ditetapkan. Pemeriksaan mencakup:
1. Pemeriksaan fisik secara umum, meliputi pengecekan tinggi badan, berat badan, tekanan darah, dan fungsi vital tubuh lainnya untuk menilai kondisi fisik secara keseluruhan.
2. Tes penglihatan untuk mengukur ketajaman penglihatan, kemampuan membedakan warna dan persepsi kedalaman, yang semuanya krusial untuk navigasi dan operasi penerbangan.
3. Tes pendengaran dalam memastikan awak pesawat dapat mendengar komunikasi dan peringatan penting selama penerbangan.
4. Evaluasi Kesehatan Jantung (Elektrokardiogram) dan tes lainnya dilakukan untuk mendeteksi masalah jantung.
5. Tes spirometri untuk mengevaluasi kinerja paru-paru.
6. Pemeriksaan laboratorium, termasuk tes darah dan urin untuk mengecek fungsi ginjal, hati, dan indikator kesehatan lainnya.
7. Evaluasi Kesehatan Mental, menganalisis kondisi psikologis awak pesawat, termasuk penilaian terhadap stres, depresi, atau gangguan kecemasan yang bisa mempengaruhi kinerja saat terbang.
8. Pemeriksaan Neurologis, fokus menilai fungsi saraf dan kemampuan motorik.

Selain pemeriksaan secara terjadwal, awak kabin juga harus melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum terbang. Bertempat di ruang operasional penerbangan (flight opeations) bandar udara, kru pesawat akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti berikut:

1. Pemeriksaan Kondisi Fisik Umum, terdiri cek tekanan darah, tanda-tanda kelelahan, pengaruh alkohol atau obat-obatan, dan kondisi kesehatan umum lainnya.

2. Evaluasi Tingkat Kecemasan atau Stres, melalui dialog singkat menilai kondisi mental dan emosional
awak pesawat sebelum terbang.

3. Diskusi tentang indikasi gangguan kesehatan baru, awak pesawat diharuskan melaporkan setiap masalah kesehatan baru yang muncul sejak pemeriksaan terakhir.



Simak Video "Mengintip Persiapan Kru Pesawat Sebelum Terbang"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat