kubetno1.net

Mantan Gedung Tertinggi nan Ikonik di London Diubah Jadi Hotel

Menara BT di London
Menara BT di London (Foto: BBC)

Jakarta -

Menara ikonik di London ini menjadi magnet wisatawan. Itu dulu, kini destinasi tersebut beralih fungsi menjadi hotel.

Adalah Menara BT di London yang kemudian hari akan bisa diinapi para traveler. Menyitir BBC, Senin (26/2/2024), landmark itu diubah menjadi hotel setelah melalui proses penjualan senilai 275 juta pound sterling (Rp 5,4 triliun).

Dibuka pada tahun 1965 oleh Perdana Menteri Harold Wilson, menara setinggi 177 meter ini digunakan oleh stasiun televisi untuk mengirim sinyal. Menara itu merupakan gedung tertinggi di London selama 16 tahun sampai NatWest Tower di Kota London dibangun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemilik sebelumnya, BT Group, mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka telah menjualnya kepada MCR Hotels. Pengumuman ini disambut baik oleh kelompok kampanye warisan arsitektur C20, yang mengatakan bahwa mereka berharap dapat melihat restoran yang berputar kembali.

Direktur properti BT, Brent Mathews, mengatakan bahwa menara tersebut telah memainkan peran penting dalam layanan panggilan, pesan, dan sinyal TV ke seluruh negeri.

ADVERTISEMENT

"Kesepakatan dengan MCR ini akan memungkinkan BT Tower untuk menjalankan tujuan baru, melestarikan bangunan ikonik ini selama beberapa dekade mendatang," katanya.

Awalnya bernama Post Office Tower, perannya dalam komunikasi berkurang seiring dengan perubahan teknologi tetap dan seluler. Antena gelombang mikro-nya dilepas lebih dari satu dekade yang lalu karena tidak lagi diperlukan untuk menghubungkan London ke seluruh negeri.

Menara BT di LondonMenara BT London (Foto: BBC)

Ledakan di Menara BT

Pada awalnya, publik dapat mengunjungi restoran berputarnya, yang berada di lantai paling atas dan dikelola oleh Billy Butlin, dari Butlin's Holiday Camps.

Dibutuhkan waktu 22 menit untuk berputar penuh dan sangat populer karena pemandangannya yang luas menatap bentangan pusat kota London.

Platform pengamatan ini ditutup untuk umum setelah sebuah bom meledak di sana pada tahun 1971. Ledakan yang terjadi di lantai 33 itu membuat platform pengamatan ditutup dan keamanan di gedung ditingkatkan.

Pada tahun 2003, gedung ini dianugerahi status terdaftar Grade II dan berhasil menduduki peringkat kedua dalam survei bangunan terjelek di London pada tahun yang sama.

Posisi nomor satu ditempati oleh pusat seni Barbican, sebuah bangunan lain yang juga masuk dalam daftar Grade II. Bangunan ini telah muncul dalam berbagai film, buku dan serial televisi.

Menara BT di LondonMenara BT di London (Foto: BBC)

Akhir era Menara BT

"Keputusan BT untuk menjual BT Tower akan dianggap sebagai akhir dari sebuah era oleh banyak orang di industri komunikasi yang menganggap landmark tersebut identik dengan evolusi sejarah telekomunikasi," kata Ben Wood, seorang analis teknologi di CCS insight.

Dia mengatakan bahwa bangunan itu sendiri kemungkinan sangat tidak praktis dan membutuhkan sejumlah besar pemeliharaan.

"Masyarakat tidak dapat mengakses Menara BT selama bertahun-tahun sehingga akan ada banyak orang yang akan mengambil kesempatan untuk bisa memasuki gedung yang begitu ikonik itu," kata dia.

"Sangat menyenangkan bahwa landmark yang fantastis ini akan digunakan kembali untuk keperluan rekreasi." Bangunan ini dibuka untuk beberapa pengunjung selama Festival Open House di London pada bulan September tahun lalu.



Simak Video "Libuan Seru, menikmati Staycation di Hotel Mewah, Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat