kubetno1.net

10 Negara Pernah Berganti Nama dan Alasannya

Asian girl walk in Wat phra kaew and grand palace travel in Bangkok city, Thailand
Ilustrasi Thailand (Getty Images/iStockphoto/NeoPhoto)

Jakarta -

Deretan negara ini mencatatkan sejarah mengubah nama. cek negara mana saja yang berganti nama dan alasan di baliknya.

Perubahan nama negara dilakukan karena alasan tertentu. Tidak hanya negara di Asia, tetapi negara di Eropa juga ada yang melakukannya.

Berikut ini tujuh negara yang mengubah namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Czechia (Republik Ceko)

Pada tahun 2016, Czech Republic (Republik Ceko) diperkenalkan sebagai nama negara. Kemudian, nama itu berubah menjadi Czechia.

Dilansir dari Time Out, nama Czechia dan Republik Ceko dulunya digunakan bersamaan selama bertahun-tahun sejak 2016. Czechia menjadi nama singkatannya saja.

ADVERTISEMENT

Kini, nama Republik Ceko menjadi nama yang lebih resmi dan Czechia menjadi sebutan yang lebih disukai dalam situasi yang lebih praktis atau tidak terlalu formal. Ini seperti Prancis yang disebut 'Republik Perancis' dalam konteks yang lebih formal.

2. Türkiye

Türkiye berdiri pada tahun 1923 dengan nama Republik Turki. Di tahun 2022, Republik Turki berubah menjadi Türkiye atau Republik Türkiye. Turkiye diucapkan sebagai tur-key-yay merupakan versi bahasa Inggrisnya 'Turki'.

Perubahan itu dilakukan untuk mencerminkan ejaan dan pengucapan yang lebih sesuai dengan bahasa lokal. Selain itu, pengubahan nama Türkiye bertujuan untuk menghindari jejak kolonial.

3. Irak

Sebelum dikenal sebagai Republik Irak, negara ini dulunya bernama Kerajaan Hashemite Irak. Nama ini berubah pada tahun 1932.

Perubahan itu dilakukan melalui Perjanjian Anglo-Irak yang berisi kesepakatan ejaan Irak pada tahun 1922. Akan tetapi, ejaan ini kemudian menjadi perdebatan di dalam pemerintahan.

4. Iran

Sebelum menjadi Iran, negara yang terletak di Timur Tengah itu bernama Persia. Dikutip dari History Hit, perubahan nama dari Persia menjadi Iran terjadi sejak zaman kekuasaan Syah Reza Pahlevi pada 1935.

Syah mengganti nama tersebut karena ingin melahirkan sebuah negara baru yang jauh dari pengaruh zaman dulu.

Penggunaan Persia berawal dari istilah "Parsa" yang merujuk pada nama kelompok etnis asal Cyrus. Cyrus juga merupakan nama dari raja pertama negeri Persia.

5. eSwatini

Sebelum menjadi eSwatini di tahun 2018, negara ini bernama Swaziland. Namanya diambil dari bahasa Swati asli. Akan tetapi, pengubahan nama negara ini sempat menimbulkan perdebatan.

Dikutip dari BBC, pengumuman perubahan nama ini membuat sebagian orang di eSwatini marah lantaran perekonomian negara sedang lesu dan raja harus lebih fokus terhadap hal itu dibanding nama negara.

6. Myanmar

Salah satu negara di Asia Tenggara, yaitu Myanmar, memiliki nama lawasnya yakni Burma. Perubahan nama pada tahun 2019 ini tidak turut mengubah gelar negara Republik Persatuan Myanmar.

Sama halnya dengan Republik Ceko, di negara Myanmar, nama Myanmar dalam bahasa Burma merupakan versi yang lebih formal dari Burma. Ini disebut sebagai sulap linguistik yang dapat menipu beberapa orang.

Tujuan pengubahan nama negara Myanmar adalah sebagai upaya pemerintah untuk mengadopsi nama yang lebih inklusif bagi semua etnis di negara tersebut.


7. Republik Makedonia Utara

Pengubahan nama suatu negara seringkali menimbulkan konflik. Salah satunya adalah Republik Makedonia Utara, negara yang sebelumnya dikenal sebagai Republik Makedonia.

Dikutip dari Edition CNN, juru bicara negara bagian Mile Boshnjakovski mengungkapkan bahwa menurut bahasa nasionalnya, negara ini harus tetap disebut sebagai Makedonia sekalipun telah diubah namanya pada tahun 2019.

Pengubahan nama Republik Makedonia Utara ini didorong oleh konflik hingga menimbulkan perselisihan dengan negara Yunani. Negara ini juga memiliki wilayah bernama Makedonia.

Di Yunani, wilayah Makedonia terletak di bagian utara pegunungan Yunani dan menjadi kota terbesar kedua di negaranya. Selama 27 tahun, Yunani dan Makedonia berada di bawah tekanan dalam penyelesaian masalahnya.


8. Thailand

Sebelum diubah, Thailand bernama Siam. Nama Siam diambil dari bahasa Sanskerta, yaitu syam. Lalu kata tersebut diadopsi oleh Portugis dan diterima sebagai istilah Geografis.

Perubahan terjadi ketika bangsa Phibun bertekad menuju dunia modern dan menonjolkan identitas unik mereka. Langkah tersebut merupakan langkah anti-China yang memunculkan slogan 'Thailand untuk orang Thailand'.

9. Kamboja

Sebelum menjadi Kamboja, negara itu bernama Kampuchea. Melansir dari Khmer Post USA, nama Kampuchea sebagai identitas negara bermula dari sebuah wilayah yang memiliki nama serupa.

Pada masa itu, peperangan antar wilayah masih kuat terjadi hingga mengakibatkan pembagian kubu wilayah. Kemudian, nama itu terus digunakan sampai kekuasaan pemerintah Pol Pot.

Kemudian, Kampuchea resmi diubah menjadi Cambodia oleh Partai Rakyat Kampuchea pada 1989 untuk mendapatkan simpati internasional. Kata itu kemudian diserap ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Kamboja.

10. Ghana

Sebelum kemerdekaan, Ghana disebut pantai emas atau Gold Coast. Melansir dari situs resmi Ghana, nama Gold Coast mulanya mengacu pada tradisi lisan yang menulis soal peristiwa migrasi dari kerajaan kuno di Sudan barat.

Gold Coast kemudian berganti nama menjadi Ghana usai meraih kemerdekaan pada 1957.



Simak Video "Ular Piton Terbesar di Florida Ditemukan"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat