kubetno1.net

NTT Bukan Provinsi Biasa, Ini 10 Kepingan Surga untuk Wisatawan

Kapal Pinisi Sea Safari
Ilustrasi wisata NTT (Putu Intan/)

Jakarta -

Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki spot wisata yang aduhai indahnya. Ini sederet objek wisata yang wajib dikunjungi wisatawan saat mengunjungi pulau-pulau di sana.

Provinsi yang berada di bagian tenggara Indonesia itu memiliki sederet pulau-pulau cantik mempesona. Mulai dari Pulau Flores, Pulau Sumba, Pulau Timor, Pulau Alor, Pulau Lembata, Pulau Rote, Pulau Sabu, Pulau Adonara, Pulau Solor, Pulau Ende, Pulau Komodo, hingga Pulau Palue.

Lautan, bukit, budaya, dan adat, bahkan hamparan padang rumput menjadi sesuatu yang menawan di sini. Ditambah lagi satwa endemik komodo (Varanus komodoensis), burung garugiwa atau kancilan flores (Pachycephala nudigula), dan flora endemik cendana wangi (Santalum album) yang tiada dua. Juga kekayaan hutan, mulai dari kopi, kemiri, cengkeh, pala, hingga jahe.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

telah merangkum beberapa destinasi wisata yang bikin list perjalanan kamu menjadi mudah saat vakansi ke NTT. Berikut adalah rangkumannya:

1. Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo berada di antara Pulau Sumbawa dan Pulau Flores di kepulauan Indonesia Tengah. Secara administratif termasuk dalam Wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

ADVERTISEMENT

Kawasan itu ditetapkan sebagai Taman Nasional Komodo pada tanggal 6 Maret 1980 dan dinyatakan sebagai Cagar Manusia dan Biosfer pada tahun 1977 dan juga sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada 1991, sebagai Simbol Nasional oleh Presiden RI pada 1992, sebagai Kawasan Perlindungan Laut pada tahun 2000 dan juga sebagai salah satu Taman Nasional Model di Indonesia pada 2006.

Taman Nasional Komodo memiliki luas 173.300 ha meliputi wilayah daratan dan lautan dengan lima pulau utama yakni Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau Rinca, Gili Motang, Nusa Kode dan juga pulau-pulau kecil lainnya.

Kepulauan tersebut dinyatakan sebagai Taman nasional untuk melindungi Komodo yang terancam punah dan habitatnya serta keanekaragaman hayati di dalam wilayah tersebut. Taman lautnya dibentuk untuk melindungi biota laut yang sangat beragam yang terdapat disekitar kepulauan tersebut, termasuk yang terkaya di bumi.

Taman Nasional komodo terletak di kawasan Wallacea Indonesia. Kawasan Wallacea terbentuk dari pertemuan dua benua yang membentuk deretan unik kepulauan bergunung api, dan terdiri atas campuran burung serta hewan dari kedua benua Autralia dan Asia. Terdapat 254 spesies tumbuhan yang berasal dari Asia dan Australia di Taman Nasional Komodo. Selain itu, terdapat 58 jenis binatang dan 128 jenis burung.

2. Labuan Bajo

Labuan Bajo merupakan pintu masuk terbesar ke wilayah NTT lainnya. Kawasan ini memiliki banyak hotel, restoran, kafe, agen travel, persewaan kapal, dll.

Di sini juga terdapat sejumlah objek wisata, di antaranya perbukitan Golo Mori, Puncak Waringin, Goa Batu Cermin, Desa Wisata Loha, air terjun Cunca Rami, dan Waterfront City Marina Labuan Bajo.

3. Pantai Dintor

Pantai yang terletak di Desa Satar Ruwuk, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai ini menyuguhkan keindahan yang menakjubkan. Dengan hamparan pasir putih dan batuan-batuan kecil di bibir pantai bisa membuat kamu terpukau.

Di Pantai Dintor kamu juga akan mendapatkan bonus melihat kawasan yang tak kalah indahnya yaitu Pulau Mules, tepat berada di seberang Pantai Dintor.

Kamu bisa menikmati pesona pantai ini dengan berbagai cara, bisa menikmatinya dengan berjalan di bibir pantai ataupun hanya duduk-duduk di bawah pohon kelapa sambil mendengarkan syahdunya gemericik ombak.

4. Desa Wae Rebo

Disebut juga sebagai desa di atas awan, berada di dataran tinggi bagian selatan Pulau Flores. Yang menjadi daya tarik bagi wisatawan ke Desa Wae Rebo adalah pesona alam serta budaya masyarakatnya yang masih kental dengan adat leluhur.

Jika kamu berkunjung ke desa ini, kamu bakalan melihat bagaimana masyarakat Desa Wae Rebo memegang teguh adat-istiadat. Tentunya juga terdapat rumah khas yang bernama Mbaru Niang, Mbaru yang artinya rumah dan Niang adalah tinggi dan bulat.

5. Danau Kelimutu

Pernah melihat ikon danau tiga warna dipecahan uang Rp 5000 dulu? Ya danau tersebut adalah Danau Kelimutu yang berada di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Danau itu disebut danau tiga warna karena memiliki warna merah, biru, dan putih.

Untuk bisa menikmati pesona Danau Kelimutu, terlebih dahulu kamu perlu berjuang mendaki Gunung Kelimutu dengan ketinggian 1.631 meter di atas permukaan laut. Tapi sehabis melakukan pendakian tersebut, dijamin semua rasa lelah akan terbayarkan dengan melihat keindahan danau itu.

6. Bukit Warinding

Hamparan perbukitan di Nusa Tenggara Timur memang tak kalah menariknya dari destinasi lainnya, termasuk Bukit Warinding. Bukti yang berlokasi di Desa Pambotanjara, Kabupaten Sumba Timur ini juga pernah dijadikan sebagai set film Pendekar Tongkat Emas besutan Mira Lesmana.

Sudah terbukti indahnya lanskap bukit ini sehingga menjadi tempat syuting film, pesona yang membuat Bukit Warinding ini adalah bentuk bukitnya yang menyerupai raksasa yang tengah tidur terlentang.

7. Cunca Wulang

Cunca Wulang merupakan air terjun yang berada di Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat. Air terjun ini memiliki ketinggian 200 meter di atas permukaan laut dengan air yang jernih dan segar mengalir dari air terjun tersebut.

Dikelilingi hutan dan perbukitan, Cunca Wulang menyuguhkan pengalaman yang berbeda. Wisatawan yang datang juga bisa merasakan air terjun ingin dengan berenang di tepian aliran atau sekadar berendam saja.

Masih banyak lagi destinasi yang Nusa Tenggara Timur suguhkan untuk dijelajahi, agar tak bingung menentukan tujuan pelesiran. Pastinya yang perlu diperhatikan adalah mempersiapkan segala sesuatu sebelum melangsungkan keberangkatan mulai dari budgeting, akomodasi hingga tempat mana saja yang akan dituju.

8. Desa Wisata Ululoga

Desa Wisata Ululoga di Kecamatan Mauponggo, Nagekeo menawarkan wisata tidak biasa, yakni paket wisata tur rempah-rempah.

Desa ini memang kaya akan rempah-rempah. Mulai dari pala, merica, hingga jahe.

9. Perburuan Paus Tradisional di Lembata

Merujuk situs kemendikbud, masyarakat Lamalera di Kabupaten Lembata memiliki tradisi berburu paus dengan cara tradisional. Perburuan paus yang dalam bahasa setempat dikenal sebagai Baleo itu menjadi gambaran kearifan lokal para nelayan Lamalera yang tangguh, pemberani, dan dan pantang menyerah.

Perburuan paus itu bukan membantai paus, tetapi perburuan paus oleh nelayan Lamalera yang sudah ada sejak abad ke-17 itu dilaksanakan dengan aturan terkait waktu, peralatan, pelaksanaan, hingga jenis paus yang dapat ditangkap.

Selain itu, Lembata memiliki banyak objek wisata, mulaidi antaranya Pulau Pasir Putih Awelolong/Awololo, Gua Maria Lewoleba. Pantai Rekreasi Pasir Putih Waijarang, Sumber Air Panas Sabu Tobo, Adum, dan Labalimut, rumah adat dan ritus Pesta Kacang Jontona, dll

10. Pulau Alor

Alor boleh dibilang merupakan surga bagi para penggemar selam. Di sini tercatat memiliki 42 spot diving.

Selain diving, di Alor terdapat banyak pantai, di antaranya Ling Al, Maimol, dan batu Putih.

Kemudian, ada Museum 1000 Moko. Mako adalah alat musik khas Alor dari perunggu. Moko juga berfungsi sebagai mas kawin dan alat untuk membayar denda. Di Alor Museum 1000 Moko berada di Jalan Diponegoro, Kalabahi, Alor.

Di Alor juga terdapat Al Quran kuno berusia ratusan tahun, tepatnya berada di Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut. Al Quran ini terbuat dari kulit kayu dan memuat 30 juz (114 surat) dan diperkirakan telah berusia 500 tahun. Konon Al Quran ini dibawa dari Ternate sebagai misi penyebaran agama Islam ke Alor.



Simak Video "Kapal Phinisi di Labuan Bajo Terbakar, Sandiaga Tekankan Pentingnya Patuhi CHSE"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat