kubetno1.net

Ingin Glamping di Pinggir Sungai Sentul? Segini Harganya

Landeuh Village Riverside Glamping & Cabin
Landeuh Village Riverside Glamping & Cabin di Sentul (Syanti Mustika/)

Jakarta -

Salah satu kegiatan menarik yang bisa traveler nikmati bersama keluarga adalah glamping di pinggir sungai. Salah satu tempat yang bisa didatangi adalah Landeuh Village Riverside Glamping & Cabin.

Sesuai dengan namanya, Landeuh Village memang persis berada di pinggir aliran sungai yang mengalir di Kampung Wangun Landeuh, Karang Tengah, Kabupaten Bogor. Untuk menuju ke sini, traveler membutuhkan waktu sekitar 80 menit dari Jakarta.

Untuk mencapai lokasi kemah, traveler akan melewati jalan menurun yang lumayan terjal. Jadi disarankan menggunakan kendaraan yang prima dan kemampuan mengemudi yang handal. Soalnya, jalannya kecil dan tidak mulus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Landeuh Village ingin menawarkan pengalaman menginap di alam dengan fasilitas hotel. Kita juga menawarkan kegiatan berbasis alam yang bisa dinikmati tamu yang datang," kata Rinaldy, pengelola sekaligus pemilik dari Landeuh Village, kepada beberapa waktu lalu.

Landeuh Village eksis semenjak 2022 dan berdiri di lahan seluas 5.500 meter persegi. Tidak hanya menyediakan tenda glamping saja, namun juga ada toilet, lahan parkir dan restoran demi kenyamanan traveler.

ADVERTISEMENT
Landeuh Village Riverside Glamping & CabinLandeuh Village Riverside Glamping & Cabin (Syanti Mustika/)

Harga menginap dan cara pemesanan

Terdapat dua pilihan menginap yang bisa traveler pilih, yaitu glamping dan cabin. Tamu bisa check in mulai pukul 14.00 WIB dan check out pada pukul 12.00 WIB. Berikut rincian harganya:

Glamping (kapasitas 4 orang)

Reguler Rp 850 ribu per malam
VIP Rp 1.100.000 per malam

Cabin

Tergantung dari tipe cabin yang dipilih. Harganya mulai dari Rp 1.400.000 (untuk 4 orang)- Rp 3.500.000 (untuk 12 orang).

"Bagi tamu yang menginap di kabin, kami menyediakan fasilitas yang lengkap persis seperti di hotel. Mulai dari handuk, peralatan mandi, peralatan masak, peralatan makan hingga mini kitchen lengkap dengan alat masaknya," ujar Rinaldy.

Harga trekking

Adapun kegiatan yang bisa dinikmati para tamu yang menginap di Landeuh Village adalah trekking. Salah satu curug yang bisa dimasuki tamu yaitu Curug Leuwi Asih.

"Bagi tamu yang menginap di Landeuh Village bisa masuk ke Curug Leuwi Asih secara gratis. Nanti bagi yang ingin ke sana akan kami berikan gelang akses," dia menambahkan.

Namun, bila traveler ingin memilih destinasi lain juga bisa kok. Landeuh Village dikelilingi oleh beberapa curug dengan alur tracking yang menyenangkan.

"Untuk trekking, kita harganya Rp 125 per orang dengan fasilitas seorang guide, tongkat, HTM ke destinasi wisata dan air mineral. Sedangkan saat weekday harganya Rp 100 ribu," kata Aldi.

Untuk menginap, traveler bisa melakukan pemesanan visa Instagram ataupun Whatsapp. Serta, Landeuh Village bisa juga dipesan melalui aplikasi tiket.com.

"Kita bisa dibooking melalui Instagram dan aplikasi tiket.com. Namun, biasanya saat weekend saya akan tutup pemesanan melalui tiket.com. Jadi disarankan langsung saja kontak Instagram Landeuh Village," ujar Aldi.

Landeuh Village Riverside Glamping & CabinLandeuh Village Riverside Glamping & Cabin Foto: (Syanti Mustika/)

Aldi menambahkan bahwa ke depannya Landeuh Village akan terus bersolek demi menarik perhatian turis lebih banyak lagi. Salah satunya adalah membangun cabin dan cafe.

"Kita saat ini sedang membangun jembatan yang akan mempermudah tamu untuk menuju Curug Leuwi Asih. Juga, ke depannya kami akan membangun cafe tepat di pinggir sungai. Jadi, bagi traveler yang tidak menginap, bisa bersantai di cafe. Kita juga akan menambah cabin dengan private pool, karena di kita yang paling laris adalah cabin," jelasnya.

Aturan untuk tamu yang menginap

Landeuh Village Riverside Glamping & CabinLandeuh Village Riverside Glamping & Cabin (Syanti Mustika/)

Aldi mengatakan bahwa dia tidak menerima tamu yang menginap berdua saja alias pasangan yang belum menikah. Puluhan orang setiap bulannya mencoba memesan, namun ditolaknya.

"Kami tidak menerima tamu yang menginap berdua dan belum menikah. Namun, bila beramai-ramai tidak masalah. Serta kami juga melarang membawa minuman keras dan binatang peliharaan," kata dia.



Simak Video "Rekomendasi Tempat Glamping di Tumbuhejo Sentul"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat